You need to enable javaScript to run this app.

1 Ramadhan 1447 H: Solo Ride Sunrise ke Sermo (18/02/2026)

  • Rabu, 18 Februari 2026
  • Kanghaki
  • 0 komentar
1 Ramadhan 1447 H: Solo Ride Sunrise ke Sermo (18/02/2026)

Rabu pagi, 18 Februari 2026, suasana terasa berbeda. Hari pertama Ramadhan 1447 H. Jam menunjukkan 05.44 WIB ketika roda mulai berputar dari Rumah Wates. Niatnya sederhana: gowes ringan, menikmati pagi, sekaligus menyambut hari pertama puasa dengan kayuhan penuh syukur.

Langkah awal menuju Pengasih untuk presensi pagi, lalu lanjut masuk Jalan Baru Pengasih. Udara masih segar, langit perlahan berubah warna. Kayuhan terasa ringan, mungkin karena suasana hati yang juga tenang.

Mulai Menanjak ke Arah Sermo

Dari Pengasih, perjalanan berlanjut ke Bulu – Hutan Gemulung – Waduk Sermo. Nah, di sinilah sesi sebenarnya dimulai. Tanjakan demi tanjakan mulai terasa di kaki. Elevasi perlahan naik, napas mulai dalam, cadence harus dijaga supaya tetap stabil.

Total elevasi ride kali ini tercatat 298 meter, cukup terasa untuk jarak yang tidak terlalu panjang. Tapi justru itu yang bikin ride ini “dapet rasanya”.

Sampai di kawasan Waduk Sermo, suasana pagi benar-benar jadi hadiah. Air waduk tenang, kabut tipis menggantung, dan sinar matahari mulai muncul di balik perbukitan. Momen seperti ini yang bikin solo ride terasa spesial — lebih hening, lebih reflektif.

Data Ride Hari Pertama Ramadhan

Catatan aktivitas menunjukkan:

  • Jarak tempuh: 20,04 km

  • Moving time: 1 jam 07 menit 26 detik

  • Total elapsed time: 1 jam 14 menit 08 detik

  • Elevasi: 298 meter

  • Kecepatan rata-rata: 17,8 km/jam

  • Kecepatan maksimum: 52,8 km/jam

  • Estimasi power rata-rata: 112 watt

  • Energi terpakai: 454 kJ

  • Kalori terbakar: 502 kcal

  • Suhu udara: 27°C

Kecepatan maksimum tembus 52,8 km/jam saat turunan dari Sermo jadi bonus kecil yang menyenangkan setelah perjuangan nanjak.

Pulang dengan Rasa Tenang

Perjalanan pulang melalui jalur yang sama menuju Pengasih – Alwa – kembali ke Rumah Wates. Kaki sudah hangat, badan berkeringat, tapi hati terasa ringan.

Solo ride kali ini bukan soal jarak jauh atau kecepatan tinggi. Ini tentang membuka Ramadhan dengan energi positif. Tentang mengayuh pelan, menikmati alam, dan bersyukur masih diberi kesehatan.

Hari pertama Ramadhan, 20 kilometer penuh makna.

Semoga Ramadhan kali ini sekuat tanjakan Sermo, dan seindah sunrise di atas waduk ????‍♂️????????

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Artikel Terkait

Kang Haki

- Ketua -

Jika kamu tak tahan letihnya dan penatnya belajar, maka sungguh kamu akan menanggung perihnya kebodohan (nasehat imam syafi'i). Kulon Progo, 22…

Berlangganan
Jajak Pendapat

Skill apa yang kalian pengin kuasai selama PKL?

Hasil
https://man2bantul.id/https://portal.man2bantul.id/https://sirekap.man2bantul.id/https://eptsp.man2bantul.id/https://smkn5balam.com/https://tuluskartika.or.id/https://smptk.tuluskartika.or.id/https://www.stai-nurulhidayah.ac.id/https://journal.stai-nurulhidayah.ac.id/https://ejurnal.stai-nurulhidayah.ac.id/https://tical2025.redclara.net/https://uptdselatan.com/masterpoker99masterpoker99masterpoker99poker757poker757
masterpoker99masterpoker99masterpoker99masterpoker99inifun88inifun88inifun88https://jrdindustry.com/inifun88inifun88inifun88inifun88inifun88vovo88vovo88vovo88vovo88vovo88
inifun88inifun 88inifun88 logininipokerini pokerinipoker login