3 Ramadhan 1447 H – Waduk Sermo Solo Ride (20/02/2026)
- Jum'at, 20 Februari 2026
- Kanghaki
- 0 komentar
Embun Pagi Cycling Community. Kamis pagi, 19 Februari 2026, alarm belum selesai berbunyi, sepeda sudah siap diajak kompromi. Tepat pukul 05.23 WIB, roda mulai berputar dari Rumah Wates. Kali ini bukan rombongan — ini solo ride menuju medan yang sedikit lebih serius: Waduk Sermo.
Udara masih 25°C, langit temaram, jalanan relatif sepi. Cocok buat kontemplasi… sebelum tanjakan menyapa
Rute Pagi Itu
Rumah Wates – Pengasih – Bulu – Gemulung – Waduk Sermo – Balik Wates
Awal perjalanan menuju Pengasih masih terasa bersahabat. Ritme santai, cadence dijaga. Masuk Bulu dan Gemulung, kontur mulai berubah. Jalanan mulai menanjak pelan tapi pasti. Nafas mulai lebih dalam, paha mulai diajak negosiasi.
Begitu mendekati kawasan Waduk Sermo, tanjakan khasnya benar-benar terasa. Elevasi naik, tapi pemandangan mulai membayar lunas semua usaha.
Statistik Perjalanan
Berikut catatan dari perangkat XOSS SPRINT:
-
Jarak tempuh: 21,09 km
-
Moving time: 1 jam 07 menit 49 detik
-
Elapsed time: 1 jam 26 menit 08 detik
-
Total elevasi: 311 meter
-
Kecepatan rata-rata: 18,7 km/jam
-
Kecepatan maksimum: 52,2 km/jam (turunan balik bikin senyum lebar )
-
Estimasi power rata-rata: 122 watt
-
Energi terpakai: 496 kJ
-
Kalori terbakar: 546 kcal
-
Suhu udara: 25°C
-
Bike: Strattos S3 2021
Elevasi 311 meter jadi highlight utama ride kali ini. Tidak heran average speed turun di bawah 20 km/jam. Ini bukan soal ngebut, ini soal menaklukkan tanjakan dengan sabar dan konsisten.
Tanjakan Menguji, Turunan Menghibur
Kalau naiknya bikin paha panas, turunan dari Sermo jadi hadiah spesial. Angka 52,2 km/jam tercatat sebagai kecepatan maksimum — momen di mana angin pagi terasa seperti bonus Ramadhan.
Solo ride seperti ini punya rasa berbeda. Lebih hening, lebih fokus, lebih banyak dialog dengan diri sendiri. Setiap kayuhan terasa personal.
Ramadhan, Tanjakan, dan Konsistensi
Hari ke-3 Ramadhan 1447 H jadi bukti bahwa ibadah dan olahraga bisa jalan bareng. Bukan tentang seberapa cepat, tapi seberapa konsisten menjaga ritme.
Embun Pagi bukan hanya soal rombongan. Kadang, solo ride pun tetap membawa semangat komunitas.
Tanjakan boleh tinggi,
nafas boleh berat,
tapi semangat tetap kuat.
Sampai jumpa di etape berikutnya gaess!





Artikel Terkait
Pra Ramadhan 1447 H: Century Ride Embun Pagi ke Stasiun Kutoarjo (17/02/2026)
Selasa, 17 Februari 2026
Slowly Rider: Sabtu Ceria Gowes Bareng Nadiya, Sate Pajangan Jadi Highlight (14/02/2026)
Sabtu, 14 Februari 2026
Night Ride Slowly Rider: Rica-Rica Entok Jadi Alasan Kayuhan Pagi (11/02/2026)
Rabu, 11 Februari 2026
Gowes Pagi Slowly Rider: Menyusuri Congot–Glagah di Rabu Penuh Semangat (04/02/2026)
Rabu, 04 Februari 2026
Gowes Komunitas Roadbike Kulon Progo (RBKP) - Night Ride ke Titik Nol Kilometer Yogyakarta (31/01/2026)
Sabtu, 31 Januari 2026
Gowes Kelas Embun Pagi Jelajah Jalur Pesisir Congot – Jogoresan (13/01/2026)
Selasa, 13 Januari 2026
Gowes Kelas Embun Pagi: Gowes Perdana Awal Tahun 2026 Menikmati Beratnya Tanjakan Jalur Menoreh (01/01/2026)
Kamis, 01 Januari 2026
Gowes Kelas Slowly Rider: Menyusuri Pesisir Congot hingga Panjatan (24/12/2025)
Rabu, 24 Desember 2025
Gowes Kelas Embun Pagi: Polygon Strattos C Series Exclusive Ride Jogja – SCC Jogja Istimewa (20/12//2025)
Sabtu, 20 Desember 2025
Gowes Kelas Embun Pagi: Melintasi Lembah dan Pantai Kulon Progo (12/12/2025)
Jum'at, 12 Desember 2025
Gowes Kelas Embun Pagi Gobar RodaLink Janti Spesial Hari Pahlawan & Hari Guru (29/11/2025)
Sabtu, 29 November 2025
Gowes Jarak Menengah ke Alun-Alun Purworejo & Silaturahmi ke Tempat Kerja Mas Emil (20/11/2025)
Kamis, 20 November 2025
Gowes Susur Pantai Selatan – Menjelajah Jalur JJLS Hingga Imogiri (07/11/2025)
Jum'at, 07 November 2025
Solo Ride: Morning Ride Sermo Loop – Menikmati Segarnya Udara Jumat Pagi (31/10/2025)
Jum'at, 31 Oktober 2025